Matainformasi. Com, Luwu – Ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 4 September 2025, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Drs. Muh. Rudi, menyampaikan harapannya agar nilai-nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disampaikan oleh Bupati dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang baik. Jadi, bukan soal status semata, tapi lebih kepada komitmen untuk terus memperbaiki pelayanan publik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini sebanyak 890 orang telah dinyatakan lulus seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), namun masih ada dua orang yang statusnya ditangguhkan. Penangguhan tersebut disebabkan oleh dua hal: proses verifikasi ijazah yang belum selesai, serta adanya gugatan hukum yang masih berjalan.
Dari jumlah tersebut, ASN yang lulus terdiri dari: Guru: 185 orang,
dan Tenaga Kesehatan: 246 orang,
Tenaga Teknis: Sisanya tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu.
Rudi menambahkan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus sebelumnya adalah tenaga honorer yang telah mengabdi di berbagai instansi di Kabupaten Luwu.
“Ini merupakan bagian dari program Bupati sesuai dengan amanat daerah. Saat ini, kita masih memiliki sekitar 3.486 tenaga honorer yang belum lulus.
Namun, semalam Bupati sudah menandatangani usulan tambahan untuk mengangkat mereka menjadi PPPK secara bertahap,” katanya.
Dari usulan yang telah disampaikan ke pusat, sebanyak 3.484 formasi baru diajukan untuk seleksi PPPK. Diharapkan, seluruh proses pengangkatan bisa rampung akhir bulan ini.
“Kita targetkan semua sudah terangkat pada akhir bulan ini. Tapi memang masih ada proses yang harus dilalui. Untuk itu, kami minta semua pihak bersabar,” tutupnya.(*)










