Matainformasi. Com, Luwu – Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu bekerja sama dengan PT Putri Dewani Mandiri mengadakan acara peningkatan kapasitas bagi kepala sekolah SD dan SMP di Hotel Aryaduta Makassar. Acara ini diikuti oleh 7 koordinator wilayah dan 151 peserta.
Pj Bupati Luwu, Muh. Saleh, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa acara ini sangat penting dan strategis dalam rangka implementasi kurikulum merdeka belajar yang menggantikan kurikulum K13. “Kita harus merubah paradigma belajar, mengarahkan anak-anak untuk merdeka belajar dengan pembentukan pendidikan karakter dan peningkatan literasi, serta mengenalkan teknologi informasi,” ujar Muh. Saleh.
Beliau juga menekankan pentingnya digitalisasi di sekolah-sekolah. “Kami sudah memprogramkan pengadaan smartphone melalui dinas pendidikan dan akan melanjutkan program ini di tahun 2025. Setiap sekolah harus berbasis digital, dan sekolah-sekolah yang belum terakses jaringan internet akan diupayakan untuk mendapatkan akses,” tambahnya.
Muh. Saleh juga berbagi pengalamannya saat berkunjung ke Jepang, di mana kurikulum merdeka belajar sudah diterapkan sejak 80 tahun yang lalu. “Anak-anak di sana belajar mandiri dengan menggunakan tablet, tanpa PR, dan tetap menjaga tata krama dan budaya,” katanya.
Ke depan, beliau mengarahkan agar dinas pendidikan mengajar di satu tempat yang diikuti oleh seluruh sekolah di Kabupaten Luwu untuk standarisasi pendidikan. “Tidak ada lagi istilah sekolah unggulan, semua sekolah harus memiliki standar yang sama,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi peserta meningkat, minimal dalam penggunaan Microsoft Word dan pengoperasian laptop. “Ke depan, setiap siswa harus memiliki satu laptop, dan kita tidak perlu lagi tergantung pada kertas,” tutupnya. (RSK)











